Kapan Waktu Yang Tepat Berhenti Jadi Karyawan?
Categories: Catatan Pinggir - Tags: memulai usaha, menjadi karyawanApakah Anda akan menjadi karyawan dan orang gajian seumur hidup? Menjawab pertanyaan ini tidak mudah. Karena ada dua pola pemikiran yang berkembang di masyarakat, dan dua-duanya dominan. Mari kita bahas satu persatu.
1. Pilihan Jadi Karyawan seumur hidup
Ada tren yang berkembang, bahwa menjadi karyawan adalah tujuan utama anak-anak sekolah sampai ke perguruan tinggi. Tren ini sebenarnya adalah tandingan dari realitas yang ada, bahwa banyak sarjana menganggur di Republik yang pernah Jaya ini. Sehingga pilihan menjadi karyawan ketika lulus kuliah adalah pilihan terbaik dari pada nganggur.
Sehingga setelah lulus SMA bisa ditebak, jurusan apa yang dipilih untuk kuliah agar kelak terhindar dari status “sarjana nganggur”. Dan biasanya, garis hidup dan tujuan hidup seperti ini 99% akan memilih menjadi karyawan ketika lulus nanti.
Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Untuk kasus pertama, Guru saya pernah bilang ” kalau mau kaya, jangan jadi pegawai (negeri/swasta)”. Alasannya ” pembantu kok mau kaya… Hahahaha…. Masuk akal Juga. Makanya, menjadi pegawai negeri jauh dari pilihan hidup saya. Dan saat ini saya memilih menjadi pegawai swasta/karyawan. Meskipun posisi dan pilihan menjadi karyawan swasta, mau tidak mau harus menguburkan niat “untuk Kaya” seperti yang dibilang guru saya….
2. Berhenti Jadi Karyawan dan Mulai Usaha
Lebih lanjut guru saya berkata: ” kalau mau kaya, jadi pedagang atau pengusaha”
Saya tidak mencerna “kaya” sebagai limpahan materi dari pilihan antara “manjadi karyawan atau usaha sendiri”. Saya mengartikan “kaya” sebagai kebebasan finansial dan kebebasan waktu ketika bekerja sendiri dan usaha sendiri. Sehingga, menjadi kepala tikus lebih baik dari pada ekor gajah: artinya; punya usaha sendiri (bos) meski sebagai pedagang kecil, lebih baik dari pada menjadi karyawan biasa dalam perusahaan raksasa. Karena di sinilah hierarki Abraham Maslaw sebenarnya menjadi nyata dalam kehidupan.
Lalu, kalau pilihan “kaya” mau tidak mau harus berhenti menjadi karyawan dan memulai usaha sendiri. Pertanyaanya? Apakah Anda sudah siap untuk Kaya?
Kapan waktu yang tepat untuk berhenti jadi Karyawan?
Mari kita jawab dengan hati…..
Kalau Anda punya Jawaban, boleh share di sini….
Incoming search terms:
www ekool ee (20),picture all new kia sportage 2011 (3),berhenti jadi pegawai (3),untuk menjadi wirausaha harus berhenti menjadi pegawai (2),berhenti jadi karyawan (2),All New X-Trail 2 0 CVT (2),usaha jadi dealer mobil (1),karyawan untuk mulai usaha (1),kepala tikus dan ekor gajah (1),KIA sportage terbaru (1),mau jadi dealer mobil kia (1),menjadi pedagang lebih enak ddari pada pegawai (1),new kia sportage 2011 (1),waktu tepat berhenti jadi karyawan (1),karyawan seumur hidup (1),karyawan berhenti (1),alasan berhenti jadi karyawan (1),apa yang dilakukan saat berhenti jadi karyawan (1),berhenti dari karyawan (1),berhenti pegawai (1)










Kalo saya tidak pernah jadi karyawan karena tidak ada sarana pendukung untuk menjadi karyawan..saya sudah mulai merintis usaha setelah menyelesaikan pendidikan…jadi belom tahu enak dan tidaknya menjadi karyawan… tapi kalo enak tidaknya menjadi pengusaha saya sudah tahu. betul memang lebih enak menjadi kepala tikus dari pada menjadi buntut gajah heheheheh karena kendali ada di kita..soal kaya dari sudut pandang banyak uang memang itu belum saya miliki..tapi soal kebebasan waktu, kebebasan berekspresi dan berkreasi saya sudah punya..ide-ide gila kadang bisa saya wujudkan diusaha yang punya…hahahhaha ternyata sampai saat ini saya masih jadi kepala tikus belum menjadi kepala gajah…bwt yang belum mencoba menjadi pengusaha coba deh enak tau…